Ditemui sebelum menggelar pertemuan dengan Pompeo, Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengatakan bahwa GP Ansor memiliki beberapa kesamaan tujuan. Ansor ingin agar citra soal Islam, terutama di dunia Barat tidak melulu citra yang identik dengan kekerasan dan teror. Ada sisi Islam yang lain, Islam yang penuh rahmah, Islam yang penuh kasih sayang yang di sini kita kenal dengan Islam rahmatan lil alamin. Langkah ini sejalan dengan Deklarasi yang digagas Pompeo terkait hak asasi manusia yang tidak bisa dicabut yakni kebebasan berkeyakinan dan hak untuk hidup. Gus Yaqut juga menegaskan bahwa Ansor ingin menunjukkan bahwa Islam yang didakwahkan oleh ulama pada umumnya di Indonesia adalah Islam yang moderat, Islam yang sangat berbeda dengan apa yang ditemui di dunia Barat seperti kejadian terakhir di Paris, Prancis. (Okezone.com, Kamis, 29/10/2020)













