Ideologi Sahih Penyelamat Negeri
Apa yang terjadi antara AS dan Cina, Indonesia selamanya tak akan bisa bersikap netral dalam konflik Laut Cina Selatan. Sebagaimana peribahasa “Gajah bertarung dengan gajah, pelanduk mati di tengah-tengah”, AS dan Cina akan terus berupaya menyeret Indonesia ke pihaknya, baik dengan pendekatan pertahanan keamanan, ekonomi, kesehatan, maupun yang lainnya.
Indonesia tidak saja ingin diakui dunia dengan beragam investasi yang dilakukan. Akan tetapi wilayah beragama serta berakidah pun ingin diakui bahwa Indonesia negara penganut Islam moderat yang tidak perlu ditakuti AS atau Cina. Terlebih islamophobia telah menjangkiti negara-negara barat yang disinyalir berimbas pada hubungan bilateral dan internasional.
Ironis. Mengapa Islam harus berkompromi dengan kemauan asing? Harusnya Islam diperkenalkan sebagaimana asal mula Islam datang, saat Rasul saw. di utus Allah Swt. untuk memberi cahaya terang pada seluruh umat manusia. Kini, Islam direvisi agar diterima kuffar penjajah. Betapa dahsyatnya virus demokrasi sekular melanda Indonesia dan dunia muslim hingga tak sadar dijadikan sebagai azas berbangsa dan bernegara.













