Indonesia sebagai negeri yang dikarunia kekayaan melimpah ruah telah menjadi incaran negara asing seperti Portugis, Belanda, Jepang dan kini Amerika dan Cina. Tak heran, dua negara terakhir saling menjelekkan satu sama lain agar meraih simpati Indonesia. Sayangnya, Indonesia tidak peka atas kondisi tersebut. Godaan investasi berbentuk kerja sama dengan keuntungan recehan lebih menggiurkan Indonesia ketimbang berupaya mandiri mengolah kekayaan alam untuk kesejahteraan rakyat. Maka, selama masih menjadikan kepentingan ekonomi (investasi) sebagai acuan politik luar negerinya, Indonesia tidak akan pernah bisa bersikap independen. Indonesia akan selalu terombang-ambing antara “gelombang Barat dan Timur”.
Tak ingin menyia-nyiakan kunjungannya di Indonesia, Pompeo pun merapat pada Ormas Islam terbesar negeri ini. Bahkan pertemuan dengan tajuk “Nurturing The Share Civilization Aspirations of Islam Rahmatan Lil Alamin The Republic of Indonesia and The United Stated of America itu digelar di Hotel Four Season, Jakarta, begitu ditunggu Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil.













