Demak – bedanews.com – Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah ingatkan Dinas Pendidikan dan beberapa Kepala Sekolah di Kabupaten Demak, Jawa Tengah untuk tidak paksakan sekolah gunakan kurikulum Merdeka.
“Kami ingatkan untuk dinas pendidikan dan seluruh kepala sekolah di Kabupaten ini (red-Demak) untuk tidak paksakan sekolah dan para siswa mengikuti atau menjalankan kurikulum Merdeka. Ini merupakan keputusan Panja Kurikulum Merdeka Komisi X DPR RI,” ungkap Ferdy saat Kunjungan Kerja Reses Komisi X DPR RI Ke Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Jum’at (16/7).
Politisi dari Fraksi Partai Golkar ini menjelaskan bahwa, kurikulum Merdeka yang menjadi salah satu program pemerintah ini masih memiliki banyak kekurangan, alias belum siap.
Kesiapan itu terlihat dari belum adanya dasar hukum yang jelas di awal program tersebut. Belum lagi konsepnya yang belum jelas. Dimana pemerintah pun belum mampu menyediakan sarana dan prasarana (sarpras) yang dibutuhkan untuk mendukung kurikulum merdeka belajar tersebut.













