Kepada media, Ali Mahsun mengatakan ekonomi rakyat harus berdiri tegak di negeri sendiri.
“Tidak rela ekonomi rakyat direnggut walaupun oleh sesama anak bangsa sendiri bahkan asing. Silaturahmi ini dengan maksud ekonomi rakyat berdiri tegak, menjadi tuan rumah sendiri, atau sebagai pilar utama kemandirian kekuatan utama ekonomi bangsa,” tegas Ali Mahsun Atmo sekaligus Ketua Umum Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) dan Presiden GBN didampingi oleh Ketua Panitia Pelaksana, Sudarto, dalam kegiatan silatbar di Jakarta, Kamis (24/3).
Lebih lanjut Ali Mahsun Atmo menegaskan, perjuangan sejak era reformasi atau sudah berjalan 24 tahun silam, belum berhasil mengentaskan ekonomi arus bawah atau ekonomi rakyat kecil. Malah kondisi sekarang kondisi ekonomi rakyat kecil makin terpuruk, menyitir data ADB (Asian Development Bank) sebesar 48,6 % usaha mikro terdampak pandemik Covid-19.













