Disebutkan pula, dari perspektif Mathla’ul Anwar, sikap ini sekaligus menjadi instruksi kepada segenap pihak di lingkungan Ormas Islam itu, yakni Pengurus Wilayah, Pengurus Daerah, Perguruan, dan Pendidikan Tinggi serta tokoh-tokoh Mathla’ul Anwar untuk aktif menjaga ketertiban, persatuan dan perdamaian.
Melalui sikap ini, PBMA berharap suasana kebangsaan tetap terjaga, aspirasi rakyat dihormati dan bangsa Indonesia dapat menghadapi dinamika politik dan sosial dengan penuh kedewasaan serta semangat persatuan. (Red).













