Dari tiga hal yang kita dengar, baca dan amati tersebut pidato beliau berpihak pada pedagang asongan, ditindaklanjuti dengan kebijakan menghapus utang UMKM didasari tulisan yang beliau tulis dalam buku pradoks Indonesia untuk pemerataan ekonomi keseluruhan rakyat Indonesia. Maka kesimpulan kita beliau seorang Pancasilis sejati yang berpihak pada kepentingan rakyat kecil.
Berbeda dengan pembantu beliau Gus Miftah yang bercanda dan beberapa elit disamping Pak Prabowo yang masih terlihat belum searah dengan rencana strategis pembangunan ekonomi beliu baik dalam pidato, tulisan buku maupun kebijakan yang sedang dibuat dan akan segera berlaku di tahun 2025.
Tugas kita saat ini adalah bersatu mendukung arah kebijakan Pak Prabowo dengan mengawasi semua kinerja pembantu beliau, dan perangkat pemerintah dari pusat hingga tingkat daerah bahkan sampai ke desa. Kaum intelektual harus berani bersuara dan mengkritik sepanjang itu tidak bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945 dan memiliki data yang cukup. ***












