Maka dari itu, langkah konkrit kita untuk mengubah arah perjalanan bangsa ini demi mewujudkan tujuan hakiki yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, harus dilakukan dengan menyeluruh dan tuntas.
“Termasuk melakukan revolusi mental dengan kembali kepada hakikat kita sebagai Negara Yang Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa,” imbuhnya.
Ini artinya, lanjut Senator asal Jawa Timur itu, bahwa spirit Teologis tidak boleh dipisahkan dari Negara ini. Karena negara ini adalah negara yang Berketuhanan.
Dalam silaturhami dan diskusi itu, LaNyalla juga menyinggung orientasi perekonomian bangsa ini, yaitu ekonomi kesejahteraan. Sesuai dengan salah satu cita-cita bangsa ini, yakni memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
LaNyalla juga membedah konsep kedaulatan sebuah negara dalam perspektif internasional, yang terdiri dari tiga apsek.













