*Lebih Berbahaya dari Musuh*
Pada 19 April 2026, The Wall Street Journal melaporkan bahwa para ajudan militer AS sengaja menjauhkan Presiden Trump dari Situation Room saat operasi penyelamatan pilot pesawat F-15 yang ditembak jatuh Iran tiga hari sebelumnya. Alasannya klasik namun mengerikan: “ketidaksabarannya tidak akan membantu.”
Klaim ini tidak berdiri sendiri. France 24 dan CNN, dalam laporan terpisah pada 20 April 2026, mengonfirmasi bahwa para pejabat militer AS khawatir perilaku Presiden yang mudah berubah dan ledakan amarahnya akan membahayakan misi penyelamatan. Sumber-sumber itu bahkan menyebutkan bahwa Trump berteriak kepada stafnya “selama berjam-jam”.
Dalam bahasa militer yang halus, tindakan menjauhkan panglima dari ruang komando berarti: “Komandan kami justru menjadi risiko operasional.”













