Bandung – bedanews.com – Selama sepekan terakhir, terjadi kenaikan harga pada dua komoditas pangan yakni telur dan cabai di Jawa Barat.
Hasil pemantauan Satgas Pangan Polri, untuk telur ayam terjadi fluktuasi harga, seperti di sentra produksi Kabupaten Blitar, harga di tingkat peternak ayam petelur sekitar Rp25.500.- sampai Rp26.000.- per kilogram.
Kenaikan tersebut sangat dirasakan di semua lapisan masyarakat, tak terkecuali para pengusaha kafe dan restoran.
Dengan adanya kenaikan harga, para pelaku usaha merasa terbebani dengan harga telur yang melonjak tinggi.
Seperti disampaikan Ketua Umum Asosiasi Kafe dan Restoran (Akar) Jawa Barat, Arief Maulana, kenaikan harga telur dan sejumlah komoditas baginya seperti pukulan. Bagaimana tidak, di tengah market yang sedang lesu, terjadi kenaikan pangan.













