JAKARTA || Bedanews.com — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan produktivitas bagi 20 perusahaan dari sektor manufaktur, pelayanan kesehatan dan perhotelan. Program yang berlangsung September hingga November 2026 itu diarahkan untuk membenahi sistem sekaligus proses kerja di lingkungan perusahaan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Kemnaker mendorong peningkatan produktivitas dunia usaha sekaligus memperkuat daya saing ekonomi nasional.
Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan sedikitnya 25 spesialis produktivitas terlatih, 20 instruktur, serta 20 peserta Program Pemagangan Nasional.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli menegaskan, produktivitas perusahaan tidak dapat dibangun hanya dengan meningkatkan kemampuan tenaga kerja. Pembenahan juga harus menyentuh tata kelola, pemanfaatan teknologi, hingga pola kerja yang diterapkan perusahaan.













