“Setibanya di rumah sakit, dokter jaga menyatakan korban sudah dalam kondisi tidak bernapas dan dinyatakan meninggal dunia,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Iptu Nu’man menyampaikan bahwa, peristiwa tersebut telah diselesaikan secara damai dan kekeluargaan antara pihak keluarga korban dengan pemilik garasi truk. Keluarga korban telah menerima dan mengikhlaskan kepergian Athafariz sebagai musibah.
Ia juga mengimbau masyarakat, agar lebih waspada dan memperhatikan keamanan instalasi listrik di lingkungan sekitar, khususnya di lokasi yang sering digunakan anak-anak untuk bermain, guna mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama lebih peduli terhadap keamanan lingkungan, terutama instalasi listrik, agar kejadian serupa tidak kembali terjadi dan keselamatan anak-anak dapat lebih terjaga,” pungkasnya. (Red/Munthohar/Ershi).










