Dari sinilah demokrasi lahir dan dianggap paling relevan untuk mengatur kehidupan manusia. Padahal nyatanya, hal tersebut merupakan pangkal dari segara kerusakan. Bagaimana tidak, kebebasan yang menjadi pilar demokrasi telah menjadikan manusia kebablasan di berbagai hal, termasuk dalam aspek kepemilikan. Ketika seseorang punya modal apapun bisa ia miliki, hukum rimba berlaku dalam sistem ini. Alih-alih sejahtera masyarakat justru dirundung derita.
Sistem Sahih Melindungi dan Membawa Keberkahan
Maka agar semua ini berakhir diperlukan upaya penyadaran masyarakat, agar bersedia untuk diatur oleh sistem yang datangnya dari Sang Maha Pencipta dan Pengatur manusia, dalam sebuah sistem pemerintahan Islam.
Dalam pandangan Islam, negara berkewajiban untuk memelihara dan mengatur seluruh urusan rakyatnya, hingga mereka hidup sejahtera. Pemerintah haram untuk membuat kebijakan yang membahayakan dan merugikan masyarakat, seperti konsesi hutan yang tumbuh subur dalam sistem demokrasi kapitalis. Terlebih mengikuti agenda politik global.













