Untuk itu, berbagai upaya yang dilakukan pemerintah seperti manajemen air, impor beras dan sebagainya hanyalah upaya praktis yang belum sampai menyentuh akar permasalahannya. Nyatanya sumber mata air yang telah diprivatisasi, telah menjadikan sebagian masyarakat sulit mengaksesnya karena terkendala dengan biaya pembeliannya. Pun demikian dengan kebijakan impor bahan pangan, pemilik modal lah yang sejatinya diuntungkan dengan proses ini. Semua itu menunjukkan abainya negara pada kepentingan rakyatnya.
Sistem Batil Penyebab Kerusakan
Semua kesulitan dan kesengsaraan masyarakat baik itu dampak dari bahaya kekeringan ataupun yang lainnya, merupakan buah dari diterapkannya sistem kapitalis sekuler yang diadopsi negara. Kapitalisme sendiri adalah sebuah ideologi yang berasaskan pemisahan antara agama dari kehidupan (sekuler), agama hanya dipakai dalam perkara ibadah mahdah saja, sedangkan untuk urusan lainnya agama dianggap sebagai penghambat untuk meraih kemajuan. Maka dari itu manusia membuat peraturan kehidupannya sendiri, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kehendaknya.













