Dari geologi sampai teknologi.
Dari tambang sampai industri.
Dari sumber daya sampai kemakmuran rakyat.
*Hilirisasi Bukanlah Titik Akhir*
Indonesia telah mengambil langkah penting melalui kebijakan hilirisasi. Ini merupakan langkah strategis. Namun kita harus berani melihat bahwa hilirisasi hanyalah tahap awal.
Jika nikel berhenti menjadi produk antara, kita belum selesai. Pertanyaan berikutnya adalah: siapa yang membuat materialnya? Siapa yang menguasai teknologinya? Siapa yang membuat komponen? Siapa yang membuat mesin? Siapa yang mengembangkan baterai? Siapa yang menguasai riset dan patennya?
Di sinilah perbedaan antara hilirisasi dan industrialisasi. Hilirisasi meningkatkan nilai tambah. Industrialisasi membangun kekuatan ekonomi nasional.













