Jakarta – bedanews.com – Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa, pemerintah telah memutuskan untuk mengalihkan sebagian subsidi dari bahan bakar minyak (BBM) untuk bantuan yang lebih tepat sasaran.
Presiden mengatakan, beberapa jenis BBM yang selama ini mendapatkan subsidi akan mengalami penyesuaian harga. Pemerintah telah berupaya untuk melindungi masyarakat dari kenaikan harga minyak dunia melalui subsidi BBM.
Namun, Presiden menyebut bahwa, kompensasi BBM tahun 2022 telah meningkat tiga kali lipat.
Anggota Komisi VI DPR RI, Dr. Ir. Harris Turino Kurniawan, M.Si, M.M mengatakan bahwa, pihaknya mengetahui bahwa, saat ini besaran subsidi untuk BBM Listrik dan Gas sebesar 502T dari total APBN sebesar 2700T. Tentu angka ini sangat besar dan membebani keuangan negara.













