Akhirnya, mudik lokal dan berwisata lokal pun dilarang. Berbeda halnya dengan sektor esensial yang jika keberadaannya mampu memberikan pengaruh bagi ekonomi, maka tidak ada penyekatan sama sekali.
Penyekatan dilakukan karena berharap hal ini dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Akan tetapi, pada faktanya penyebaran Covid-19 tetap massif, karena sektor publik lainnya tetap dibuka. Maka, adanya kebijakan pelarangan mudik dinilai tidak efektif.
Sejak dari awal jika pandemi ini ingin segera selesai, maka ada solusi yang ditawarkan oleh konsep Islam yaitu dipisahkannya antara orang yang sakit dengan yang sehat begitupun dengan wilayahnya harus dilakukan isolasi. Akan tetapi, sejak awal Indonesia tidak berani mengambil kebijakan lockdown sehingga orang yang sakit dengan yang sehat bercampur baur karena takut krisis ekonomi.











