Namun yang terjadi saat ini, langkah penyelesaian pemerintah hanya mengarahkan kawasan kumuh menjadi sarana yang bersifat komersil. kampung-kampung tersebut disulap menjadi tempat wisata yang menarik wisatawan untuk berkunjung. Tidak sedikit wilayah yang telah dibedah (diperbaiki) lalu diperindah, dipercantik, agar memiliki daya jual sebagai tempat wisata.
Padahal di balik penyelesaian ini ada hal yang membahayakan. Karena tempat-tempat wisata biasanya akan mengundang wisatawan, baik dalam ataupun luar kota bahkan manca negara. Mereka datang tidak hanya berkunjung tetapi juga dengan membawa berbagai gaya hidup yang berbeda-beda. Hal ini Sangat berpotensi bahwa kelak akan mempengaruhi penduduk setempat yang belum tentu sesuai dengan nilai-nilai akhlak yang baik.













