Menurut Ketua Komisi Pendataan, Sapto Anggoro, turunnya skor IKP dua tahun berturut-turut ini karena menggambarkan kondisi pers yang tidak baik-baik saja.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria mengatakan, penurunan ini cukup signifikan karena dari sebelumnya bebas menjadi cukup bebas.
Pengaruh paling besar terhadap Survei IKP ini karena merosotnya Lingkungan Ekonomi di semua provinsi, akibat adanya tekanan ekonomi pada media. Kalsel menjadi satu-satunya Provinsi yang skornya di atas 80, yang antara lain karena Lingkungan Politik nilainya sebesar 82,73.
Sementara skor Lingkungan Ekonomi 79, 33 dan Lingkungan Hukum 78,89.
Urutan 10 besar Survei IKP adalah:
1. Kalsel 80,91,
2. Kaltim 79,96,
3. Kalteng 79,58,
4. Bali 79,42,
5. Yogya 77,71,
6. Riau 76,63,
7. Kaltara 75,45,
8. Jateng 75,06,
9. Bengkulu 74,34,
10. Banten 74,09. (Tatang Progresif).












