• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Kadis Dukcapil Bandung Ingatkan Warga, Data Diri Bisa Jadi Sumber Masalah Jika Disepelekan

Kadis Dukcapil Bandung Ingatkan Warga, Data Diri Bisa Jadi Sumber Masalah Jika Disepelekan

admin by admin
3 April 2026
in News
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, BEDAnews – Pelayanan administrasi kependudukan di Kota Bandung terus berbenah. Meski mengakui masih banyak kekurangan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Bandung, H. Tatang Muhtar, S.So., M.Si., menekankan pentingnya mengurus administrasi kependudukan secara mandiri, baik untuk penduduk non-permanen maupun warga Bandung.

Pernyataan tersebut disampaikan Kadisdukcapil Kota Bandung, Tatang Muhtar saat menjadi narasumber dalam acara Basa Basi Podcast yang digagas oleh Pokja PWI Kota Bandung, Kamis (2/4/2026).

Dalam kesempatan itu, ia menyoroti tiga pesan penting: kewajiban mengurus data diri secara mandiri, kewaspadaan terhadap penipuan layanan berkedok online.

“Jangan Sepelekan Data Diri” – Pesan Penting Kadis Dukcapil

BeritaTerkait

Pemkab Kapuas Susun Rencana Penanggulangan Bencana Daerah, Libatkan Lintas Sektor dan Akademisi

6 November 2026

Antisipasi Gangguan Operasional Pesawat, FDI Tasikmalaya Imbau Pilot Drone Tertib Aturan dan Koordinasi

5 November 2026

Poin krusial pertama yang ditekankan adalah pentingnya mengurus administrasi kependudukan secara mandiri, baik untuk penduduk non-permanen maupun warga Bandung.

“Kenapa? Kita sering menganggap enteng data diri sendiri, padahal kita akan merasakan betapa pentingnya data itu,” ujar Tatang Muhtar.

“Kehadiran data Dukcapil itu begitu berharga. Apalagi kalau ada yang memanipulasi atau mencatut nama kita. Bisa pusing kemana-mana kalau data dipakai atau disalahgunakan yang berhubungan dengan urusan hukum. Itu pasti riweuh,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk mengurus sendiri dokumen kependudukan tanpa melibatkan pihak ketiga.

Ada Layanan Online, Sabtu-Minggu Pun Buka

Meski mengimbau kemandirian, Kadisdukcapil memastikan bahwa pihaknya tidak menyulitkan masyarakat. Dukcapil Kota Bandung justru memberikan kemudahan luar biasa:

· Konsultasi gratis melalui aparatur Dukcapil.
· Layanan online yang bisa diakses jika masyarakat tidak bisa datang langsung.
· Layanan di hari libur (Sabtu dan Minggu) melalui gerai layanan istimewa di Bandung Kiwari.

“Kami membuka layanan di hari kerja, juga di hari libur. Silakan datang ke Bandung Kiwari,” katanya.

Ditegaskan: Semua Layanan Dukcapil GRATIS – Waspadai Penipuan!

Pesan penutup yang tak kalah penting adalah bahwa seluruh layanan administrasi Dukcapil Kota Bandung gratis. Tidak ada biaya sepeser pun.

“Jadi kalau ada yang mengatasnamakan karyawan Dukcapil, bilang ‘saya bantu, biayanya murah, sekian rupiah’, itu tidak benar. Tidak ada biaya,” tegas Tatang Muhtar.

IKD Harus Tatap Muka, Tolak Layanan Telepon!

Terkait Identitas Kependudukan Digital (IKD), Kadis Dukcapil mengingatkan bahwa penerbitannya harus bertatap muka langsung dengan operator Dukcapil. Hal ini demi menjaga kerahasiaan data warga.

“Kalau ada pihak tertentu nelpon, mengaku dari Dukcapil, menawarkan bantuan IKD secara online tanpa tatap muka, itu dipastikan tidak benar. Jangan percaya. Konsultasi IKD harus datang langsung ke kami,” pesannya.

Dengan semangat perbaikan berkelanjutan, Kadis Tatang berharap masyarakat Bandung semakin peduli pada data kependudukan sendiri, memanfaatkan layanan resmi yang sudah dipermudah, dan bersama-sama mencegah potensi penyalahgunaan data.

Maaf atas Keterbatasan, Terima Kasih atas Masukan

Lewat kesempatan ini, Kadisdukcapil Kota Bandung juga menyampaikan permohonan maaf sekaligus membuka pintu selebar-lebarnya untuk kritik dan saran dari masyarakat.

“Mari jujur, kami berupaya memberikan pelayanan terbaik, tapi di sana-sini masih banyak kekurangan. Karena kami manusia, pasti ada keterbatasan,” ujarnya.

Ia menyampaikan permohonan maaf yang tulus dan mengajak masyarakat untuk tidak bosan memberikan saran serta masukan.

“Insya Allah, saran dan masukan Bapak-Ibu sekalian menjadi catatan penting untuk perbaikan kinerja kami ke depan,” imbuhnya.

“Kurang lebihnya saya mohon maaf. Saya kira itu yang bisa saya sampaikan,” tutupnya.**

Tags: Dukcapil Bandung
Previous Post

Pererat Kemitraan Strategis, Panglima TNI Terima Courtesy Call Panglima Angkatan Tentera Malaysia

Next Post

Wajib Tahu! Minta Uang untuk “Tutup Berita” itu Termasuk Pemerasan

Related Posts

News

Pemkab Kapuas Susun Rencana Penanggulangan Bencana Daerah, Libatkan Lintas Sektor dan Akademisi

6 November 2026
News

Antisipasi Gangguan Operasional Pesawat, FDI Tasikmalaya Imbau Pilot Drone Tertib Aturan dan Koordinasi

5 November 2026
Edukasi

DPRD Jabar Berharap Seluruh Venue Pertandingan Proprov Dipersiapkan Secara Optimal

5 November 2026
News

Kemendagri Dampingi Hulu Sungai Utara Tingkatkan Kualitas Pelayanan Dasar

4 November 2026
News

Kemendagri Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah, BPD, Fintech dan Dunia Usaha untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi Digital

4 November 2026
Poto: Istimewa
Hukum

Bareskrim Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden RI, Satu Orang Masih Diperiksa

4 November 2026
Next Post

Wajib Tahu! Minta Uang untuk "Tutup Berita" itu Termasuk Pemerasan

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021