Pria lulusan magister hukum Universitas Lambung Mangkurat itu menuturkan, di hari yang sama, ia akan bertemu dengan Menpan RB dan Menteri Keuangan untuk membicarakan kesejahteraan hakim. Sobandi berharap, kesejahteraan hakim harus diperhatikan sebagaimana yang telah diungkapkan oleh Presiden Republik Indonesia.
Lebih lanjut, Sobandi menjabarkan kendala lain ketika memilih hakim atau jabatan lain di pengadilan yang sering pindah-pindah (tour of duty).
Menurutnya, hal itulah yang menjadi resistensi pengurangan minat dari para mahasiswa lulusan sarjana hukum untuk menjadi hakim.
Melalui kegiatan ini, Kabiro Hukum dan Humas Mahkamah Agung tersebut, menitip pesan kepada para mahasiswa, menjadi mahasiswa bukan hanya soal hadir di kelas dan menyelesaikan tugas, tetapi menjadi mahasiswa yang aktif, kritis dan visioner.













