Sebagai tokoh umat Islam, Jusuf Kalla memiliki posisi yang kuat dan dihormati. Ia diterima luas oleh banyak organisasi Islam besar, dihormati oleh tokoh-tokoh umat, serta memiliki legitimasi yang kuat dalam isu-isu keumatan. Namun, kekuatan Husuf Kalla justru terletak pada kemampuannya menempatkan Islam sebagai kekuatan pemersatu bangsa, bukan alat pembelah. Karena itu, ia dapat diterima bukan hanya oleh kelompok Islam, tetapi juga oleh kalangan nasionalis, kelompok minoritas dan berbagai elemen bangsa lainnya.
Jaringan Jusuf Kalla juga sangat luas dan strategis. Ia memiliki komunikasi yang baik dengan kalangan sipil, dunia usaha, tokoh agama, akademisi, organisasi masyarakat, serta unsur TNI dan Polri. Dalam politik nasional, kombinasi antara kapasitas personal, pengalaman kekuasaan, jaringan elite dan legitimasi sosial semacam ini sangat jarang dimiliki secara utuh oleh satu tokoh. Itulah sebabnya Jusuf Kalla disegani, baik oleh kawan maupun lawan politik. Ia dihormati bukan semata karena jabatan, melainkan karena kapasitas, pengalaman, keberanian dan ketegasannya.













