Garut, BEDAnews
Jembatan gantung tiba-tiba ambruk, hingga menyebabkan dua orang warga pasangan suami istri Aceng (60) dan Roro (60) yang sedang menyeberang terjatuh dan terbawa arus Sungai Cimariuk, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (12/4/2013).
"Jembatan di sana roboh, kebetulan korban sedang nyeberang, kemudian terbawa arus sungai," kata Komandan Koramil Cisurupan, Kapten Inf. Ajudin, melalui telepon seluler, Jumat (12/4/2013) malam.
Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Cintaasih dan Desa Sukatani, kondisinya sudah cukup tua itu. Dan sekitar pukul 15.30 WIB, tiba-tiba roboh setelah diterjang luapan air sungai yang mengalir cukup deras. "Saat kejadian, memang terjadi hujan besar, menyebabkan sungai meluap dan merobohkan jembatan," kata Ajudin.
Sejumlah warga yang mengetahui ada orang terbawa arus sungai langsung melakukan pencarian dibantu anggota TNI Koramil Cisurupan. Aceng ditemukan terdampar di sekitar kebun wortel dalam keadaan tidak sadarkan diri dan sudah diantar pulang ke rumahnya.
Sementara Roro belum ditemukan hingga Jumat (12/4/2013) malam. Proses pencarian oleh anggota TNI dan masyarakat sempat terkendala cuaca dan sudah menjelang malam sehingga upaya pencarian ditunda. "Korban yang sudah ditemukan baru satu orang suaminya, sedangkan istrinya belum, rencananya besok (Sabtu) pencarian dilanjutkan," tutur Ajudin. (Yanti)











