Garut, BEDAnews
Dalam rangka meningkatkan pendapatan petani karet, Dinas Perkebunan Kabupaten Garut, pada 2013 ini telah memprogramkan penanaman tanaman karet rakyat yang sangat produktif, demikian diungkapkan Kepala Bidang Bina Produksi Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Garut, Ir. Haeruman, MP., kepada BEDAnews, Jum’at (12/4) kemarin.
Dari 100 hektare kebun karet yang dikelola oleh para petani di kabupaten Garut, tersebar dibeberapa kecamatan dan pada tahun 2012 ini dalam kondisi yang bagus, sementara untuk sebagian pohon karet yang mati, sudah dilakukan penyulaman dan hingga saat ini sebagian sudah dilakukan pemupukan.
Ketinggian pohon Karet kini rata-rata mencapai 60-70 cm lebih, namun ada juga yang mencapai 1 meter. Dalam jangka satu tahun, mungkin akan mencapai cukup tinggi sehingga pada tahun 2013 ini penanaman yang dilakukan oleh para petani akan terus dikembangkan.
“Tanaman karet rakyat yang akan kita remajakan diprioritaskan yang sudah tua dan tidak produktif lagi akan kita sentuh untuk diremajakan. Dari hasil pendataan kita di lapangan cukup banyak tanaman karet rakyat di di Garut sudah berusia tua dan diremajakan kembali,” kata Haeruman.
Untuk tahun 2013 lanjut haeruman, dilakukan pengembangan Karet seluas 6 hektar, sedangkan ditahun 2012 dari kegiatan dari Propinsi dan dari APBN 100 Hektar. Dan pertumbuhan hingga saat ini sudah ada perkembangan.
Kasi Pengembangan Komoditas, Saepudin Anwar, SP., MP., menambahkan program peremajaan perkebunan karet ini merupakan program keberpihakan pemerintah kepada petani dalam upaya pemberdayaan masyarakat dibidang perkebunan, karena petani akan mendapat bantuan bibit karet, pupuk dan pagar.
Adapun yang penanaman baru untuk karet pada tahun 2013 ini kalau tidak ada kekeringan, pada musim kemarau yang akan datang pertumbuhanya akan baik. Karena karet itu kebanyakan tanaman yang punya prospeck, jadi oleh para petani betul-betul dipelihara.
Tinggal pihak Dinas Perkebunan kabupaten Garut melakukan pembinaan baik dikala menghadapi kemarau maupun musim hujan, diantaranya teknis pemupukan, cara pemelihara yang baik agar tidak tergulung oleh gulma.
Selain program yang diutamakan karet yang merupakan unggulan di kabupaten Garut, juga memprioritaskan 6 unggulan perkebunan tanaman kopi dan yang lainya. Dan semuanya itu diusahakan walaupun luasnya tidak sama tergantung animo masyarakat dan ketersediaanya anggaran.
Adapun rancangan untuk perkebunan dibidang karet tahun 2013 ini dikabupaten Garut dianggarkan 3.90 juta, kopi 200 juta, belum rancangan anggaran yang lainya. Karena, di dinas perkebunan kabupaten Garut selain kopi dan karet ada 4 unggulan yang diprogramkan seperti tahun-tahun lalu, tegasnya. (Yanti)











