Oleh: A.Rusdiana
“Bahasa politik dirancang untuk membuat kebohongan terdengar jujur dan pembunuhan menjadi dihormati.” – George Orwell.
Mungkin sebagian besar dari kita sudah pernah mendengar tentang tokoh perwayangan yang bernama Sengkuni. Dia dikenal dengan berbagai nama seperti: Sangkuni, Haryo/Arya Sengkuni, Haryo/Arya Suman, Suwalaputra dan nama lainnya. Sengkuni adalah salah satu tokoh perwayangan yang dapat dikatakan ‘istimewa’. Namun keistimewaan ini bukan dalam arti positif, namun justru negatif. Sengkuni adalah lambang manusia yang penuh kelicikan, kebusukan dan kejahatan. Dia merupakan penggambaran seorang tokoh antagonis sejati. Walau sebenarnya dia sangat tangkas, pandai bicara dan banyak akal, namun kelebihannya itu dimanfaatkannya untuk memfitnah, menghasut dan mencelakakan orang lain. Karena dalam diri Sengkuni sarat dengan keburukan.













