Namun kenyatannya Jokowi hari ini sejak Ahad, 20 Oktober 2024 pada siang atau petang adalah pemimpin masa lalu, namun bangsa ini mesti waspada kepada bayangan Jokowi, atau Jokowi jilid 2 yang lebih awal sudah ditakuti bahkan lebih emosional dari Djokowi jilld pertama. Jangankan musuh politiknya atau sekedar oposan, ada info A1, mertuanya pun dia libas dengan pola menelanjangi !
Tapi kesemua ini JASMERAH, Presiden RI. Prabowo Subianto pernah dengan gigih didukung dan dibela mati-matian oleh kelompok politik identitas pada 2019. Diawali Prabowo berkunjung ke Kota Mekkah meminta dukungan elektoral, dan berlanjut Prabowo mendapatkan rekomendasi para ulama melalui ijtima menuju pilpres 2019.
Maka benang merah topik judul tidak ambigu, disini nampak ada kepercayaan yang lebih pada sosok eks TNI. Prabowo, dibanding warga sipil Joko Widodo pada pilpres 2019. Sebuah deskriptif asa pada sosok TNI atau sosok berpola militeris karena faktor kesadaran seorang Jendral setelah menjabat presiden tidak lagi khusus membawahi pasukan perang dengan “uniform tunggal”, presiden membawah banyak corak dan warna, multi kelompok sipil termasuk aktivis yang kritis dan multi karakter dan disiplin ilmu, sehingga Warga dan Negara membutuhkan TNI yang tidak kaku terhadap kebebasan berpendapat, tetap loyal dan mengutamakan moralitas, etika dan kedisiplinan, namun humanisme dan jauh dari otoritarian












