Namun temuan ini tidak serta merta mendapat uji forensik dari pihak Polri, demi membuktikan apakah beberapa indikasi temuan benar serius ilmiah? Demi kebenaran formil dan materil. Semata untuk menghasilkan bukti apakah temuan keliru atau justru merupakan sebuah kebenaran.
Tentu saja saja perihal metode otoritarian, bakal merusak suasana kehidupan dan sejarah sosial bangsa ini umumnya dan khususunya para pejuang keadilan dan sanak keluarganya dan seyognyanya bakal menteror ulang para korban tipu daya dari sosok bekas pemimpin besar bangsa ini.
Anehnya seluruh isi lembaga negara terpaksa atau dipaksa terpaku diam, seakan tak berdaya, bahkan ikut menikmati eksklusifiitas irama ķejahatan gotong-royong.’
Para akademisi yang juga aktivis pejuang, justru sinyalnya bakal langsung di Tersangkakan bahkan bisa jadi dilakukan penahahan.












