Hukum

Jadi tempat pengeroyokan, Inul Vizta BTP ditutup polisi

Bandung, BEDAnews,-

Polisi mengamankan supervisor Inul Vizta Karoke  Bandung Timur Plaza (BTP), Yedi Setiadi karena terlibat tindak pengeroyokan terhadap Joko, salah seorang pengunjungnya. Polisi juga menangkap 3 anggota geng motor Brigez Lukman (34), Dadan Sopian (33), dan Ivan Firmansyah (32, yang diduga menjadi eksekutor dan menutup karoke milik Inul Daratista tersebut.

"Iya karoke tersebut ditutup untuk mengamankan tempat kejadian perkara, "ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Angesta Romano Yoyol didampingi Kasat Reskrim AKBP M. Ngajib kepada wartawan di Aula Mapolrestabes Bandung, Senin (16/2/2015).

Tindakan tegas tersebut, imbuh Yoyol, diambil polisi lantaran ada dugaan manajemen karoke tersebut menggunakan jasa preman sebagai tenaga keamanan. "Ada dugaan para  preman menganiaya pengunjung bermasalah atas suruhan supervisor karoke," ujar Yoyol lagi.

Kapolrestabes mengungkapkan kronologis kejadian yang dialami Joko di karaoke Inul Vista, Sabtu (14/2), sekitar pukul 00.30. "Saat itu korban sedang mengobrol dengan supervisor tempat hiburan itu. Tiba-tiba datang Eko yang langsung memukul dan dibantu Dadang juga Ivan,” katanya.

Yoyol melanjutkan, korban dikeroyok tanpa sebab yang pasti oleh empat orang pelaku dan dianiaya menggunakan senjata tajam. Hal itu membuat korban mengalami luka tujuh tusukan di bagian punggung serta dada. "Luka yang diderita korban sampai ada yang tembus ke paru-paru. Dan sekarang masih dalam perawatan di rumah sakit akibat luka tusuk senjata tajam," terangnya.

Mantan Kapolres Metro Jakarta Pusat itu berharap kota Bandung yang kondusif agar masyarakat merasa tenang. Maka itu, imbuhnya, kepolisian akan terus melakukan razia terhadap gerombolan bermotor hingga Bandung betul-betul aman dan nyaman bagi warganya.

Selain ketiga tersangka, polisi juga menyita barang bukti seperti dua Blackberry, satu telepon genggam merk Oppo, satu ikat pinggang hitam tempat menyimpan senjata tajam, satu kaos warna hitam serta satu jeans yang terdapat bercak darah korban.

Atas perbuatannya, ketiganya dijerat Pasal 351 dan atau Pasal 170 KUHP tentang Penganiayaan yang ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara. Petugas kini masih memburu tersangka lainnya yang berinisal IW alias Akew yang ikut serta dalam pengeroyokan itu. Sedangkan, kondisi korban masih kritis dan dalam perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin bandung. (Lanie)

Baca Juga  Oded Penuhi Panggilan KPK

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close
Close