Baik itu di dataran rendah maupun tinggi, semua berpotensi terjadi bencana angin puting beliung, untuk itu masyarakat harus waspada, karena pada akhir bulan November ini sudah masuk masa transisi.
“Perlu diketahui bahwa sampai akhir bulan Oktober ini telah terjadi 1.486 kejadian. terbanyak berupa angin kencang atau puting beliung, pergerakan tanah/ longsor dan banjir. Sisanya gempa bumi, kebakaran hutan dan lahan serta kebakaran rumah.”ujarnya
Disebutkannya juga, di Jabar terdapat sekitar 3.000 titik atau lokasi rawan pergerakan tanah yang tersebar di 27 kabupaten/ kota. Dua pertiga wilayah Jawa Barat, rawan pergerakan tanah terutama di Jabar selatan dan Jabar tengah. Sedangkan daerah rawan banjir berada di wilayah Bandung selatan yaitu Baleendah dan sekitarnya.












