Dalam perspektif Islam, tujuan pendidikan adalah melahirkan insān kāmil atau manusia berakhlak mulia.“…Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan takwa…” QS. Al-Mā’idah: 2 menegaskan pentingnya membangun budaya saling menjaga keamanan.
2.Strategi Penanggulangan: Represif dan Preventif Harus Berjalan Bareng
Penindakan hukum saja tidak cukup. Diperlukan strategi seimbang.Pendekatan Represif: Pemerintah perlu memperkuat sistem keamanan berbasis teknologi, memperluas CCTV, penerangan jalan, patroli terpadu, dan pengawasan wilayah rawan.Pendekatan Preventif: Sekolah dan kampus mengembangkan pendidikan karakter, literasi digital, pendidikan anti-kekerasan, dan pembinaan kepemimpinan pemuda. Keluarga menjadi benteng pertama moral. Masyarakat menghidupkan kembali ronda, gotong royong, dan pelaporan dini.“Ini sejalan dengan konsep Collaborative Governance. Pemerintah, aparat, dunia pendidikan, tokoh agama, dunia usaha, media, dan masyarakat harus bersinergi. Pencegahan selalu lebih murah daripada penanggulangan,” tegasnya.
3.Pesan Moral untuk Semua Pihak
Prof. Rusdiana menyampaikan pesan untuk 5 pilar:













