Bandung, BEDAnews
Badan anggaran DPRD Jawa Barat akan menambahkan 2500 rumah tidak layak huni untuk direnovasi pada APBD perubahan 2013 ini, sehingga totalnya akan mencapai 10 ribu rumah.
Demikian dikatakan Deden Darmansyah anggota Badan anggaran DPRD Jabar kepada wartawan di DPRD Jabar, usai rapat paripurna penyampaian nota APBD Perubahan TA 2013 pemprov Jabar, di lobi paripurna gedung baru DPRD Jabar Jl. Diponegoro Bandung, Senin (26/8/2013).
“Insya Allah kami akan tambahkan 2500 rumah, sehingga total tahun 2013 ini akan ada 10 ribu rumah tidak layak huni yang akan mendapat renovasi, masing-masing rumah akan mndapatkan Rp. 10 juta,” ungkap Deden.
Tetapi anggota Komisi A DPRD Jabar ini sangat menyayangkan masih besarnya anggaran belanja Barang dan jasa yang didalamnya masuk belanja pegawai dari pada anggaran belanja modal pada APBD Perubahan Jawa Barat TA 2013 yang masih diatas Rp. 1 triliunan lebih.
Padahal tambahnya, para PNS di pemprov Jabar ini sudah mendapatkan TPP (tunjangan perbaikan penghasilan) yang didalamnya include honorarium kegiatan pelaksanaan APBD dan kerja lembur, yang artinya pemprov jabar belum melaksanakan ketentuan kepmendagri no 13 tahun 2006. (hermanto)











