Bandung, BEDAnews
Meskipun secara resmi belum disahkan pengggunaannya, Senin (26/8/2013) ruang sidang paripurna gedung baru DPRD Jawa Barat untuk pertama kalinya digunakan untuk rapat paripurna dengan agenda penyampaian nota APBD Perubahan TA 2013.
Dedi Mizwar, yang menggantikan gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang tengah melaksanakan Umroh, secara resmi menyampaikan nota pengantar RAPBD Perubahan tahun 2013, dihadapan 65 orang anggota DPRD Jawa Barat yang hadir dari 100 anggota.
Wagub menjelaskan, usulan pendapatan daerah tahun ini akan mengalami peningkatan dari target yang ditentukan pada APBD murni sebesar 4,69 persen dari semula Rp. 16, 651 triliun lebih menjadi Rp. 17, 431 triliun lebih.
Untuk kebijakan belanja daerah dipergunakan untuk beberapa hal, antara lain menuntaskan program Gubernur sesuai dengan RJPMD Jabar tahun 2008-2013, mempersiapkan panduan dan memulai berbagai program implementasi janji Gubernur serta memperkuat dukungan pencapaian Common Goals dalam bentuk kegiatan tematik sektoral dan kegiatan kewilayahan, jelas Wagub.
Dedi minta agar DPRD segera mensahkan usulan anggaran perubahan ini. “Kalau tidak, ngak akan bisa kepake juga, karena ada proses tender dan segala macamnya sehingga dewan harus cepat pengesahannya. Kita khawatir ngak keburu, kita berharap jangan sampai lewat September karena Oktober-November sudah mulai pelaksanaan supaya bisa digunakan,” urainya.
Sementara mengenai gedung baru DPRD Jabar, Dedi menyatakan lebih bagus dari gedung yang lama dengan kapasitas yanbg lebih besar. “Ya yang namanya gedung baru lebih enaklah, masih bersih, yang penting ya kinerjanya, gedung baru lebih nyaman dan kinerjanya lebih baik, kenyamanan supaya kinerja lebih baik bukan supaya lebih enak tidur,” katanya. (hermanto)











