I’tikaf Lowkey sebagai Seni Mematikan Dunia
Bagi Generasi Z, ponsel adalah ekstensi dari diri mereka sendiri. Namun, di sepuluh malam terakhir Ramadan, terjadi sebuah anomali perilaku yang menarik. Ada kesadaran kolektif untuk mengubah Fear of Missing Out (FOMO) menjadi Joy of Missing Out (JOMO). I’tikaf yang secara tradisional berarti berdiam diri di masjid, kini mengalami perluasan makna secara filosofis menjadi berdiam diri dari kebisingan digital. Perjuangan spiritualitas modern adalah perjuangan melawan notifikasi. Sebuah pesan WhatsApp atau notifikasi diskon flash sale bisa membuyarkan kekhusyukan sujud dalam sekejap. Oleh karena itu, tren menggunakan fitur Do Not Disturb atau aplikasi pengunci layar menjadi protokol wajib bagi Gen Z yang sedang ber I’tikaf. Mereka sedang membangun ‘pagar suci’ (sacred boundary) untuk memastikan bahwa waktu yang mereka habiskan di sajadah benar-benar berkualitas.













