Dengan demikian,institusi keagamaan Islam di Indonesia memiliki peran yang sangat penting dalam masyarakat dan negara. Oleh karena itu, penting bagi ormas keagamaan untuk terus memainkan peranannya sebagai agen perubahan sosial dan memperkuat komitmennya dalam menjalankan praktik dakwah yang moderat dan inklusif.

PROFILE
Prof Dr Acep Aripudin,
M.Ag seorang guru besar bidang Studi Dakwah di Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung melalui SK Menteri Agama tahun 2023. Ia merupakan putra sulung dari pasangan ayahanda Haji Aun Burhanudin dan Ibunda Hajah Titin Kartini. Ia menikah dengan drg. Arie Kesuma Wardhani, MH.Kes dan dikaruniani 2 putra; Ezzat M. Harjana siswa MAN PK Darusalam dan Afif Mochtar siswa 6 madrasah dan kelas 1 Mumtaz MTs Cidewa Ciamis. Pria yang dilahirkan di Tasikmalaya pada tanggal 29 April 1974 ini, menyelesaikan studi S1-nya di Jurusan Dakwah Fakultas Ushuluddin tahun 1996 dan Magister Agama (S2) pada tahun 2000 dari IAIN-UIN Sunan Gunung Djati. Setelah menikah dan jeda tujuh tahun serta menjadi tenaga pengajar di almamaternya, ia kemudian melanjutkan studi doktornya pada tahun 2007 ke Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Bidang Pengkajian Islam dan mengambil Konsentrasi Dakwah dan Komunikasi dan selesai dengan meraih gelar doktor bidang Pengkajian Islam pada tahun 2010 dengan biaya purkuliahan dari UIN Sunan Gunung Djati, Diktis dan Balitbang Kementerian Agama. Ia menulis disertasi dengan judul Respons Da’i terhadap Dinamika Kehidupan Beragama: Studi tentang Pengembangan Metode Dakwah di Kaki Ciremai Kuningan Jawa Barat. Disertasi tersebut, terpilih menjadi tema yang dipresentasikan pada acara seminar Nasional oleh Pascasarjana dan Ikatan Alumni UIN Jakarta tahun 2010. Pria yang pernah menjadi Kepala Bidang Litbang Khazanah Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI ini, sekarang, selain aktif sebagai peneliti dan dosen, baik program sarjana maupun pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati, juga menjadi salah seorang pengasuh Pesantren Almustaqimah. Di samping itu, pria asal Tasikmalaya ini juga aktif mengelola jurnal dan menjadi reviewer pada beberapa jurnal Nasional. Hingga saat ini, ia masih aktif menulis dan riset, di samping kegemarannya gardening dan traveling, telah menghasilkan puluhan karya tulis yang dipublikasikan secara luas, baik dalam bentuk artikel jurnal, artikel koran dan buku.












