
Lebih jauh,Prof.Acep menjelaskan bahwa, organisasi sosial keagamaan dan kemasyarakatan (ormas keagamaan) telah berkontribusi dalam pengembangan umat, bahkan menjadi pilar penting efektifitas oprasionalisasi program program berbasis agama, terutama dalam Islam. Bahkan, pada pengalaman Indonesia, ormas keagamaan telah berkonstribusi dalam melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa. Mengacu pada penelitian di belahan dunia Barat, program pemerintah ternyata berhasil apabila bekerjasama dengan ormas keagamaan, seperti pada kasus Covid-19, dan pada kasus-kasus tertentu program pembangunan itu gagal tanpa melibatkan ormas keagamaan.
“Dalam beberapa kasus, ormas keagamaan Islam telah menunjukkan kontribusinya dalam penyelesaian konflik agama dan memperkuat toleransi antarumat beragama. Contohnya, dalam kasus kerusuhan di NTT, ormas keagamaan dari masing-masing agama berperan aktif dalam penyelesaian konflik agama.” Ungkapnya.












