Pihaknya menegaskan niat pemerintah Suriah untuk memperkuat hubungan budaya dengan Indonesia melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang mencakup berbagai bidang, seperti pertukaran pelajar dan seniman, pertukaran misi budaya dan festival, kolaborasi teater, sinema dan musik, pengajaran bahasa Arab di Indonesia dan bahasa Indonesia di Suriah, penerbitan bersama karya sastra dan syair sufi, serta riset bersama dalam bidang sejarah dan arkeologi.
Lebih lanjut, salah satu poin penting dalam diskusi adalah temuan arkeologis terbaru di Sumatra Utara, yang mengindikasikan bahwa, Islam telah masuk ke wilayah Nusantara jauh lebih awal dari yang selama ini tercatat dalam sejarah resmi.
Menbud Fadli menyebut, hal ini bisa membuka peluang kolaborasi riset antara ahli sejarah dan arkeologi dari kedua negara, mengingat peran penting Suriah dalam penyebaran Islam pada masa awal.












