Menteri Yassin Saleh menyambut baik kerja sama ini dan mengusulkan pertukaran arkeolog, sejarawan dan filolog dari kedua negara.
Pertemuan juga diwarnai dengan diskusi mendalam seputar kebudayaan sufi dan tradisi sastra spiritual yang hidup, baik di Suriah maupun di Indonesia. Kedua menteri sepakat bahwa spiritualitas dan sastra sufi dapat menjadi jembatan peradaban dan jendela untuk saling memahami, sekaligus sebagai sumber inspirasi untuk perdamaian dan rekonsiliasi.
Menteri Kebudayaan Republik Arab Suriah, Mohammed Yassin Saleh, hadir bersama Director of the Minister’s Office, Ibrahim Al-Zaidi.
Turut hadir mendampingi Menbud Fadli dalam pertemuan bilateral ini, di antaranya, Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi dan Kerja Sama Kebudayaan, Endah T.D. Retnoastuti, Staf Ahli Menteri Bidang Hukum dan Kebijakan Kebudayaan, Masyithoh Annisa Ramadhani Alkitri, Staf Ahli Menteri Kebudayaan Bidang Hubungan Antarlembaga, Ismunandar dan Direktur Kerja Sama Kebudayaan, Mardisontori.












