• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Ibu dan Bumi: Etika Peradaban yang Terlupakan

Ibu dan Bumi: Etika Peradaban yang Terlupakan

Hargib by Hargib
24 Desember 2025
in Edukasi
0
Prof.Dr.Lilis Sulastri, MM, Guru Besar Ilmu Manajemen FEBI UIN Sunan Gunung Djati bandung

Prof.Dr.Lilis Sulastri, MM, Guru Besar Ilmu Manajemen FEBI UIN Sunan Gunung Djati bandung

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Krisis Ekologi sebagai Krisis Etika
Era kehidupan modern yang ditandai dengan berbagai krisis seperti krisis iklim, krisis pangan, krisis air, dan bencana ekologis yang berulang bukan hanya kegagalan teknis atau administratif saja namun lebih dalam lagi dianggap sebagai kegagalan etika peradaban.
Dunia terlalu lama bergerak tanpa prinsip keibuan, kehati-hatian, empati, dan tanggung jawab lintas generasi.
Al-Qur’an mengingatkan secara tegas:
“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia…”
(QS. Ar-Rum: 41)
Ayat ini bukan hanya peringatan ekologis, tetapi juga kritik moral. Kerusakan alam menjadi cermin dari rusaknya relasi etis manusia dengan bumi. Dalam perspektif ekoteologi Islam, manusia bukan pemilik mutlak alam, melainkan khalifah sebagai penjaga dan perawat. “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.”
(QS. Al-Baqarah: 30)
Menjadi khalifah berarti merawat, bukan menjarah. Dan nilai keibuan menemukan relevansinya yakni merawat kehidupan dengan kesadaran spiritual dan tanggung jawab moral.

BeritaTerkait

Ekoteologi dalam Inovasi, Pendidikan, dan Pengabdian

6 November 2026

DPRD Jabar Berharap Seluruh Venue Pertandingan Proprov Dipersiapkan Secara Optimal

5 November 2026
Page 3 of 7
Prev1234...7Next
Tags: EkologiEtika PeradabanHari IbuIbu dan BumiLilis Sulastri
Previous Post

Insan BRILian Region 9 Bandung Himpun Donasi untuk Korban Bencana Sumatera

Next Post

Pesan dari cambridge, Prof.Lilis: Peran Ibu dalam Menjaga Kehidupan dan Lingkungan

Related Posts

Edukasi

Ekoteologi dalam Inovasi, Pendidikan, dan Pengabdian

6 November 2026
Edukasi

DPRD Jabar Berharap Seluruh Venue Pertandingan Proprov Dipersiapkan Secara Optimal

5 November 2026
Edukasi

Disnaker Kab. Bandung Tetapkan Henky Herwindo sebagai Ketua Forum HRD Baru

3 November 2026
Edukasi

Inovasi Pendidikan 2026: Merajut Teknologi, Kolaborasi, dan Karakter Menuju Masa Depan

2 November 2026
Edukasi

KETIKA ILMU MENYATUKAN: Kampus Menghadirkan Solusi bagi Negeri

30 Oktober 2026
Edukasi

Ketersediaan Debit Air Venue Ski Air untuk PORPROV XV 2026 Disorot DPRD

29 Oktober 2026
Next Post
Prof.Dr.Lilis Sulastri, MM,./cambridge university-dok.pribadi/Bedanews.com

Pesan dari cambridge, Prof.Lilis: Peran Ibu dalam Menjaga Kehidupan dan Lingkungan

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021