• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Kamis, April 30, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Hj. Elin Wati: Hentikan segera Alih Fungsi Lahan di Ciwidey

Hj. Elin Wati: Hentikan segera Alih Fungsi Lahan di Ciwidey

Ki Agus by Ki Agus
7 Juni 2022
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KAB. BANDUNG || bedanews.com — Menanggapi terjadinya Banjir Bandang Ciwidey kemarin Senin 6 Juni 2002, salah seorang anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bandung, Hj. Elin Wati, mengatakan, kerusakan hutan akibat alih fungsi lahan bisa menyebabkan terjadinya bencana yang akan dirasakan masyarakat. Untuk itu perbuatan tersebut haris dihentikan segera.

Dengan terjadinya alih fungsi lahan, disebutkan legislator dari Fraksi PAN itu, daya serap tanah berkurang terutama di musim penghujan dikuatirkan Elin bisa mengakibatkan bencana susulan seperti halnya banjir bandang.

Salah satu upaya, disebutkannya, dengan segera melakukan penanaman kembali dan menghijaukan hutan. Termasuk mencegah terjadinya kembali alih fungsi lahan. Namun yang dipertanyakan, apakah mau memelihara tanaman keras di hutan tersebut atau di lahan pertaniannya,” kata Elin Wati melalui telepon, Selasa 7 Juni 2022.

Untuk itu ia mengharapkan aparatur dan SKPD terkait bisa bersikap tegas tanpa tebang pilih bagi setiap pelanggar hukum. Dengan demikian ia optimis tidak akan lagi oknum yang merusak hutan.

BeritaTerkait

DPRD Kab. Bandung Laksanakan Rapat Paripurna Terkait LPKJ Bupati

30 April 2026

Duka Korban KRL Bekasi, BAZNAS Jabar Dampingi Pemprov Salurkan Bantuan

30 April 2026

“Tidak kata terlambat untuk menghijaukan kembali hutan. Sebab semua itu demi kebaikan kita semua dan demi masyarakat Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Ingat, lanjutnya, “Leuweung Hejo Rahayat Ngejo, Leuweung Rusak Rahayat Balangsak,” jangan sampai kerusakan hutan menjadi pembiaran yang berdampak pada beragam bencana yang merugikan masyarakat banyak.***

Previous Post

Wabup Bandung: Alih Fungsi Lahan Penyebab Banjir Bandang Ciwidey

Next Post

Sambut Hari Bhayangkara ke-76, Kapolres Tuban Pimpin Donor Darah

Related Posts

Headline

DPRD Kab. Bandung Laksanakan Rapat Paripurna Terkait LPKJ Bupati

30 April 2026
News

Duka Korban KRL Bekasi, BAZNAS Jabar Dampingi Pemprov Salurkan Bantuan

30 April 2026
TNI-POLRI

Sinergitas TNI-Polri dan Pemda, Pj Kades Ngulanwetan Resmi Dilantik di Pogalan Trenggalek

30 April 2026
Ragam

HARKIN 2026, KI DKI: Dampak Besar Keterbukaan Informasi, Begini Alasannya

30 April 2026
Ragam

AMKI Kartini Award 2026 Angkat 11 Perempuan Inspiratif, Dorong Kepemimpinan di Era Digital

30 April 2026
Ragam

AMKI Pusat Bentuk LBH, Perluas Akses Bantuan Hukum untuk Media dan Kreator Konten

30 April 2026
Next Post

Sambut Hari Bhayangkara ke-76, Kapolres Tuban Pimpin Donor Darah

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021