– Kelima, keakraban dalam rumah tangga.
Menurut Deputi Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), I Agustina Erni Susiyanti, pandemi COVID-19 memiliki dampak positif bagi kehidupan rumah tangga.
Agustina mengungkapkan, sejumlah penelitian menyebutkan bahwa, komunikasi dan keharmonisan keluarga di masa pandemi menjadi meningkat. Sebelum COVID-19 menghantui,
anggota keluarga sering berkegiatan di luar rumah, berangkat pagi dan pulang sore atau malam hari.
Namun di tengah pandemi ini waktu dengan keluarga menjadi lebih banyak. Dengan lebih banyak waktu di rumah, suami istri bisa lebih banyak berdiskusi, lebih memperhatikan tumbuh kembang anak-anak, dan dapat membangun keakraban dengan lebih baik.
Kemudian, kebijakan bekerja dari rumah (work from home/WFH) juga membuat suami, istri, dan anak-anak berada dalam satu suasana sehingga berbagai kegiatan rumah tangga pun bisa dilakukan secara bersama-sama. Begitu juga dengan tuntutan belajar daring, masing-masing anggota keluarga akan meningkatkan keilmuan dan keterampilan sehingga wawasannya bertambah dalam mengatasi problematika masa kini dan mendatang. ***













