“Tahun ini kami memperluas jangkauan edukasi kepada 50.000 ibu dan bayi melalui kolaborasi aktif bersama tenaga kesehatan di ratusan posyandu, puskesmas, dan rumah sakit. Kami berharap semakin banyak orang tua memahami bahwa kenyamanan kulit bayi merupakan bagian penting dari tumbuh kembang yang optimal,” ujar Vania.
Dokter Spesialis Anak, dr. Damar Prasetya, Sp.A., M.Sc., M.Psi.T., menjelaskan kulit bayi memiliki lapisan pelindung atau skin barrier yang masih berkembang sehingga lebih rentan mengalami iritasi, terutama pada area popok yang setiap hari terpapar kelembapan, urine, feses, dan gesekan.
Menurutnya, menjaga skin barrier menjadi langkah penting untuk mencegah ruam popok sekaligus mendukung tumbuh kembang anak.
“Rusaknya skin barrier dan kondisi ruam popok dapat mengganggu tumbuh kembang anak karena kulit yang mengalami iritasi berpotensi menjadi jalan masuk infeksi bakteri maupun jamur. Salah satu langkah pencegahan adalah memilih popok yang mampu menjaga kulit tetap kering dan terlindungi,” jelasnya.













