HeadlinePendidikan

Hakim Agung Dudu Duswara Dikukuhkan Menjadi Guru Besar

BANDUNG, BEDAnews.com – Dudu Duswara yang juga hakim agung dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Langlangbuana Bandung, pada Jumat, (10/1/2020), diawali dengan sidang senat yang digelar secara terbuka.

Dudu juga menyampaikan orasi berjudul “Optimalisasi Peran Hakim Agung dalam Menyelesaikan Perkara Kasasi dan Peninjauan Kembali Menurut Sistem Peradilan 

Dalam pidatonya itu memuat informasi mengenai pengetahuan dan pemahaman lebih jauh tentang nama dan fungsi lembaga penegak hukum di Indonesia.

Prof.  Dr.  H. Dudu Duswara., Drs.,  SH.,  M. Hum  mengatakan bahwa Mahkamah Agung adalah pengadilan negara tertinggi dari semua lembaga peradilan yang berada dibawahnya,  secara hirearkis mahkamah agung melakukan pengawasan tertinggi terhadap peradilan yang ada di bawahnya. 

 Orasi itu juga memuat penelitian dia tentang lambatnya penyelesaian perkara di level penegak hukum. “Makalah ini mencoba mendeskripsikan dan menganalisis peran Hakim Agung dalam menyelesaikan perkara kasasi dan peninjauan kembali setelah terbitnya dua surat Ketua Mahkamah Agung,” ucapnya.

Adapun dua beleid yang dimaksud adalah Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung Nomor 119/KMA/SK/VII/2013 tentang Penetapan Haru Musyawarah dan Ucapan. Lalu, SK-KMA Nomor 214/KMA/SK/XII/2014 tentang Jangka Waktu Penanganan Perkara pada Mahkamah Agung.

Dalam orasinya , Dudu bakal membedah Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 7 Tahun 2014 yang isinya menegaskan bahwa permohonan peninjauan kembali dalam perkara pidana hanya dibatasi satu kali. Terbitnya surat ini berangkat dari munculnya masalah tak sejalannya produk antar lembaga tinggi di bidang peradilan.

Sebagai kesimpulan, Dudu menyampaikan bahwa peran Hakim Agung dalam menyelesaikan perkara kasasi peninjauan kembali berdasarkan sistem lama sebelum terbitnya SK KMA Nomor 119 dan 214 belum optimal. Di sisi lain, Dudu menuliskan bahwa produktivitas Mahkamah Agung dalam memutus perkara telah meningkat dari tahun ke tahun.

Bapak dari 3 anak ini tercatat sebagai Hakim Agung Mahkamah Agung RI yang dilantik pada tahun 2011.

Kiprah Dudu tercatat sebagai dosen fakultas hukum dan pascasarjana sejak tahun 1988 sampai sekarang.  Kemudian surat keputisan prrsiden pada tahun 2004 ditunjuk sebagai hakim ad hoc pada penhadilan tindak pidana korupsi pengadilan negeri Jakarta pusat. Pada tahun 2011 sampai sekarang menjadi hakim agung pada mahkamah agung Republik Indonesia.  (boed) 

Selanjutnya

Related Articles

Back to top button
Close