Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution menegaskan bahwa, persoalan narkoba tidak dapat diselesaikan hanya oleh aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh komponen bangsa, termasuk dunia pendidikan. “Guru merupakan garda terdepan dalam membentuk karakter dan masa depan generasi muda. Dengan kemampuan sebagai konselor adiksi, guru diharapkan mampu melakukan deteksi dini, memberikan bimbingan, serta mendampingi siswa agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba,” ujar Gubernur.
Kepala Kesbangpol Provsu dalam laporannya menyampaikan bahwa, pelatihan ini berfokus pada peningkatan kapasitas guru dalam pemahaman tentang adiksi, teknik konseling, strategi komunikasi efektif, serta model pencegahan berbasis sekolah. Dengan demikian, para guru dapat menjadi agen perubahan sekaligus relawan anti narkoba di lingkungan pendidikan.












