Menuutnya, pusat kendali itu dikelola oleh tim Jabar Digital Sevice (JDS), kelompok anak muda yang punya keahlian di bidang teknologi informatika.
“JDS itu kalau di Indonesia-kan pusat layanan digital. Kita bentuk tahun lalu unit di bawah Diskominfo. Selain ASN, juga ada anak-anak muda yang kita rekrut untuk mengisi dan mengakselerasi program digital yang ada di Jabar,” kata Setiaji.
Setiaji menjelaskan, anak muda ini bertugas membuat website, mengembangkan aplikasi sapa warga, hingga mendesain interface yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
“Terus ada divisi lain berkaitan dengan konten komunikasi, supaya kita bisa menginformasikan program digital atau program lain di Jabar. Juga ada developer dan data analisis,” tandasnya. [mae]












