Ia menambahkan bahwa, penyalahgunaan narkoba bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan, menurunkan produktivitas, merusak relasi sosial dan melemahkan daya saing bangsa. Karena itu, mahasiswa harus memiliki keberanian untuk menolak narkoba sekaligus menjadi pelopor edukasi di lingkungan sekitarnya.
“Mahasiswa harus menjadi kelompok yang paling sadar terhadap bahaya narkoba. Pengetahuan saja tidak cukup, harus dibarengi karakter yang kuat, lingkungan yang sehat, dan keberanian untuk mengatakan tidak terhadap narkoba. Jika generasi muda runtuh karena narkoba, maka bangsa ini kehilangan masa depannya,” lanjutnya.
Sementara itu, Direktur Kampus Binus Semarang, Dr. Fredy Purnomo, S.Kom, M.Kom, menegaskan bahwa, pendidikan tinggi tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga membentuk manusia yang memiliki integritas, moralitas dan rasa cinta tanah air.













