Sekarang kita paham, mengapa Iran begitu percaya diri menolak bertemu langsung dengan AS. Mereka punya data intelijen dari Rusia. Mereka punya satelit yang mengawasi setiap gerak-gerik militer AS. Mereka punya dukungan siber dari peretas-peretas Rusia yang sudah teruji dalam perang di Ukraina.
Dan Putin? Apa yang dia dapatkan dari semua ini? Harga minyak yang melonjak akibat blokade Selat Hormuz, pelemahan posisi AS di Timur Tengah, dan uji coba teknologi perang modern yang bisa diaplikasikan di Ukraina. Putin bermain catur, sementara Trump hanya bermain kartu.
*Kebuntuan yang Rapuh, Skenario Paling Mungkin ke Depan*
Setelah kita melihat semua fakta di atas, gencatan senjata sepihak yang lahir dari kelemahan logistik AS, diplomasi kurir Iran yang merupakan penghinaan terselubung, serta poros intelijen Rusia-Iran yang sudah berjalan nyata maka kita harus berani bertanya: lalu di mana posisi kita saat ini? Dan ke mana arahnya?













