Gerakan seperti #FridaysForFuture dan berbagai kampanye digital telah membuktikan bahwa, suara Gen Z mampu menggugah perhatian publik dan pemangku kebijakan terhadap pentingnya aksi iklim.
Disebutkan pula bahwa, resiliensi Gen Z terhadap perubahan iklim tercermin dari kemampuan mereka dalam memanfaatkan teknologi untuk menciptakan solusi. Banyak di antara mereka yang terlibat dalam proyek sosial dan inovasi berbasis teknologi ramah lingkungan.
“Mulai dari aplikasi pengelolaan sampah, gerakan zero waste, hingga pertanian urban berbasis digital, semuanya menjadi bukti bahwa Gen Z tidak hanya sadar, tapi juga responsif dan kreatif dalam menyikapi krisis iklim,” kata Dr Nova Riyanti Yusuf..
Selain itu, dalam menghadapi bencana alam akibat perubahan iklim seperti banjir, kekeringan, atau kebakaran hutan, Gen Z menunjukkan ketangguhan sosial.












