“Yang paling utama itu kekeluargaan. Dengan adanya seni budaya ini, Abah berharap kita semakin erat, semakin guyub, dan bersama-sama melestarikan seni budaya sesuai tema hari ini, ‘Batur Jadi Dulur, Dulur Tambah Akur’,” ungkapnya.
Milangkala ke-9 ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pelestarian budaya membutuhkan kolaborasi antara komunitas seni, masyarakat, dan pemerintah.
Pemerintah Kota Tasikmalaya diharapkan memperkuat dukungan melalui program pembinaan, promosi, dan kesempatan berkarya yang berkelanjutan.
Sebab, menjaga budaya bukan sekadar merayakan pertunjukan, melainkan memastikan tradisi tetap hidup, memiliki penerus, dan memperoleh penghargaan yang layak. (Suslia)













