Ekonomi

Gebyar Panen Raya di Kabupaten Sukabumi, Dandim 0622/Sukabumi: Jalin Kerjasama Yang Positif Dan Komprehensif Agar Petani Lebih Produktif

Sukabumi, BEDAnews.com

Dalam rangka mensukseskan program upaya khusus peningkatan (UPSUS)  produksi Padi, Jagung dan Kedelai (PAJALE) di Kabupaten Sukabumi, Dandim 0622/Sukabumi Letkol Kav Guruh Prabowo W. M.Eng bersinergi dengan Muspida Kabupaten Sukabumi melaksanakan Kegiatan Diseminasi gerakan panen Padi dan percepatan olah Tanah tahun 2017, bertempat di Kelompok Tani Cilangkap Kp. Cilangkap RT09/02 Desa Loji Kecamatan Simpenan, beberapa waktu lalu.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Wabup, Dandim 0622/Sukabumi, Kadis Pertanian Ir. Dedah Herlina M. Si, Kepala Forum  Bulog Divrem Cianjur, Perwakilan dari Polres Sukabumi, perwakilan dari Kementri Pertahanan ketahahan Pangan RI, para Danramil se-Kabupaten  Sukabumi, Ketua POKTAN Cilangkap berikut para petani dan Para tamu undangan lainya.

Menurut Camat Simpenan dalam sambutan acara, rasa syukurnya kepada Allah SWT dan kepada semua pihak yang telah hadir dan bekerjasama dalam acara UPSUS PAJALE di kelompok Tani tersebut. "Selamat datang  kepada semua para tamu undangan khususnya kepada Dandim 0622/Sukabumi, Wakil Bupati, Dandim 0607/Kota Sukabumi, Kadis Pertanian Kabupaten Sukabumi, Perwakilan Dari Bulog umumnya para petani dari kelompok tani Cilangkap," ungkapnya.

Lebih lanjut Camat Simpenan mengatakan, kehormatan bagi kami khususnya POKTAN CILANGKAP Kecamatan Simpenan umumnya masyarakat kecamatan Simpenan, karena telah dihadiri oleh Wakil Bupati  Sukabumi, Dandim 0622/Sukabumi, Dandim 0607/Kota Sukabumi. “Selamat datang Bupati, Dandim 0622/Sukabumi dan Dandim 0607/Kota Sukabumi," ucap  Camat Simpenan.

Baca Juga  Penggunaan Aplikasi Pasar Pintar Kota Bandung Sangat Mudah

Ditambahkan Camat, yang biasanya para petani di daerah ini bisa menghasilkan 8 ton sekali panen sekarang hanya 5 Ton, namun itu semua dikarenakan intensitas hujan yang tinggi sehingga mengganggu pertumbuhan padi, imbuhnya.

Ditempat yang sama, Kadis Pertanian Kabupaten Sukabumi Ir. Dedah Herlina M. Si  menyampaikan harapannya bahwa, dengan adanya kegiatan Diseminasi UPSUS PAJALE dan Gebyar Panen raya ini bisa  memotivasi para petani untuk mencapai target 3 Tahun mencapai swasemba pangan.

Menyikapi permasalahan saluran irigasi yang jebol akibat tingginya intensitas hujan, Kadis Pertanian Kabupaten Sukabumi mengatakan, kami sudah bekerjasama dengan Dandim 0622/Sukabumi untuk memperbaiki saluran Irigasi tersebut, ungkapnya, serayaa menambahkan Para petani bisa kembali mengolah tanah untuk ditanami kembali.

Sementara itu, menurut Wakil Bupati Sukabumi, Adjo Sardjono yang ikut dalam kegiatan panen raya tersebut, menyatakan bahwa, Pemda Kabupaten Sukabumi memberikan dukungan kepada TNI dan petani dalam upaya mewujudkan peningkatan produksi pertanian dan percepatan masa tanam, ujarnya.

“Saya harap acara seperti ini bukan sekadar seremonial belaka, namun dapat memotivasi para petani lainnya untuk berkeinginan mewujudkan kedaulatan pangan minimal di Kabupaten Sukabumi," jelas Wabup.

Wakil  bupati Sukabumi H. Ajo Sarjono masih dalam acara sambutanya mengucapkan terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada semua pihak yang terkait, khususnya Kodim 0622/Sukabumi, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi yang telah membantu mensukseskan Program 3 Tahun mencapai swasembada pangan.

Baca Juga  Kolaborasi bank bjb-Pemkab Bogor, Sepakat Bantu UMKM

"Mari kita bersama  -sama membangun kabupaten sukabumi yang mandiri sejahtera dan religius," pungkas  Wakil Bupati.

Dandim 0622/Sukabumi Let Kol Kav. Guruh Wirajati M.Eng dalam sambutanya menyampaikan bahwa, kehadiran Kodim 0622/Sukabumi, para Danramil serta para Babinsa yang selalu  hadir  ditengah-tengah Petani, yaitu memotivasi agar para Petani lebih  bersemangat  untuk mendukung dan mensukseskan Program Pemerintah Pusat yang dicanangkan Presiden Jokowi yaitu 3 Tahun mencapai Swasembada Pangan, ucapnya.

Lebih lanjut Dandim mengatakan, untuk mensukseskan program tersebut tentunya bukan hanya sekedar corat-coret diatas kertas saja, tapi semua itu harus dilaksanakan dari mulai titik terkecil yaitu dilapangan atau disawah.

“Untuk lebih mencapai hasil panen yang lebih besar mari kita percepat olah tanah, setelah panen langsung olah tanah dan tanam lagi, itu bisa hasil panen akan lebih maksimal dengan harapan yang biasanya petani dalam satu tahun 1,2,3 kali panen, dengan mempecepat olah tanam bisa 3,4 kali panen, imbuhnya.

Dikatakan Dandim, kedepannya kita akan menerapkan program SALIBU (Sekali Tanam panen berkali kali) seperti yang di  Jawa Timur, dan akan dikombinasikan dengan tekhnik yang ada di Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga  Check Point Pemeriksaan Kesehatan Hewan Di Kota Banjar Memprihatinkan

Dandim juga menyampaikan, semakin besar luas tanam semakin besar pula hasil panen dan para Petani akan lebih sejahtera dan saya mengingatkan agar setelah panen hasil panenya segera dijual ke BULOG,silahkan para tengkulak bekerjasama dengan  para petani tapi harganya jangan sampai mencekik para petani dan harus membantu para petani agar sejahtera.

Dalam kesempatan itu pula, Dandim menyampaikan rasa prihatinya atas menurunya penghasilan produksi padi gabah di daerah tersebut yang disebabkan oleh faktor cuaca yang kurang mendukung, seperti Banjir, Longsor dan agin yang kencang, yang mengakibatkan pohon padi rusak dan gagal panen.

"Jangan pernah berhenti berharap, jangan pernah berhenti berdoa dan berusaha, optimislah kalau kita terus berusa dan berdoa Allah pasti akan mengabulkan permohonan kita dan program kitapun akan sukses,” tegasnya.

Dandim menghimbau kepada para Danramil se-Kabuten Sukabumi berikut para UPTD para PPL agar memberikan Motivasi kepada setiap POKTAN agar terus bersamangat dalam bercocok tanam.

"Ayo kita bikin lebih baik! Ayo kita bikin lebih maksimal hasilnya! Ayo kita jalin kerjasama yang baik dengan semua unsur yang terkait untuk hasil yang lebih baik lagi ditahun 2017 ini," pungkasnya. (Hasbi Ash) 

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close
Close