Subang, BEDAnews
Dua Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Cibalandong Kecamatan Cibogo, Kab Subang, sudah bertahun-tahun menghilang menjadi TKI di Malayasia. Kedua TKI itu, masing-masing Yadi warga kampung Bugel RT 15 RW 05, dan Ny. Dedeh binti Tasdi warga RT 12 RW 04 Desa Cibalandong Jaya Kecamatan Cibogo, Subang.
Menurut Jaja petugas polisi desa didampingi Yulyana Karwiah Kepala Desa Cibalandong Jaya, Kamis siang (18/07/2013), kedua keluarga TKI itu sangat merindukan kepulangan Yadi dan Dedeh untuk pulang ke kampung halamannnya.
Saat ini, Mak Surah (57) warga Kampung Bugel RT 15 RW 05 Desa Cibalandong Jaya Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang menderita sakit yang cukup parah akibat mikirin anak bungsunya Yadi, karena sudah 5 tahun menjadi TKI ke Malayasia dan sejak berangkat hingga sekarang tidak ada kabar beritanya.
Sementara Syarif, kakaknya Yadi yang sempat juga dikabarkan ke Malayasia, ternyata ada di Lampung dan pernah ada kontak, namun ia juga belum bisa pulang. Sedangkan Yadi sudah lima tahun belum ada kontak sama sekali hingga ibunya sudah 6 bulan sakit cukup parah.
Selain Yadi, nasib yang sama juga dialami Ny. Dedeh binti Tasdi warga RT 12 Desa Cibalandong Jaya. Janda beranak dua yaitu Koko dan Gilang ini sampai saat ini, juga belum ada kontak kepada orangtuanya, sehingga dinanti-nantikan kabar beradanya.
“Mudah-mudahan saja pihak kedutaan RI di Malayasia bisa menemukan nasib kedua TKI asal Subang ini”, ungkap Jaja yang diamini Kades Cibalandong Jaya, Yulyana Karwiah. [adang]











